oleh

Desa Lemo Kecamatan Kajuara Gelar Musyawarah Penetapan Hasil Pemutakhiran Data Berbasis SDGs Tahun 2021

BONE- Desa – desa seperti berlomba melaksanakan penetapan hasil pemutakhiran data berbasis SDGs (Sustainable Development Goas) tahun 2021, tidak terkecuali Desa Lemo Kecamatan Kajuara. (10/06/2021)

Penetapan tersebut dilaksanakan dalam musyawarah desa khusus dan digelar diaula kantor Desa Lemo dan dihadiri oleh unsur Muspika Kecamatan Kajuara dan pihak terkait lainnya yakni Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, S.IP. M.Si., Bhabinkamtibmas Polsek Kajuara Brigpol H. Zaenal Abidin, SH., Kepala Desa Lemo H. Arham dan pihak terkait lainnya.

loading...

Camat Kajuara dalam sambutannya mengemukakan bahwa tujuan dari Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) penetapan hasil pemutakhiran data berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu untuk memperoleh data yang valid, objektif, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga dengan demikian maka data tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan desa. pemutakhiran data berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) desa merupakan program yang dicanangkan oleh Kemendes PDTT sesuai dengan Permen PDTT Nomor 21 Tahun 2020 yang bertujuan untuk mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Kajuara Brigpol H. Zaenal Abidin, SH. menyoroti tentang pandemi covid-19 yang hingga saat ini masih terus mewabah diseantero dunia.

” Pandemi Covid-19 sejak mewabah diawal tahun 2020, dan hingga saat ini masih terus terjadi, banyak daerah dan hingga beberapa negara setelah mengalami penurunan kasus terkonfirmasi dan ternyata kembali meningkat. dan bahkan beberapa varian baru hasil mutasi virus covid-19 telah ditemukan dibeberapa negara dan tidak menutup kemungkinan akan masuk juga ke Indonesia dan bahkan mungkin kedesa-desa kita ini, masih kurangnya pemahaman, kepatuhan dan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan menjadi faktor penyebab masih terjadinya penyebaran, ditambah lagi dengan banyaknya berita bohong atau hoax yang tersiar terkait dampak, penyebaran dan penanganan oleh pemerintah dengan maksud untuk mendiskreditkan pemerintah, maka kami menghimbau agar tetap disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan agar kehidupan kembali normal dan ekonomi dapat pulih kembali ,” urai Zaenal.

Supri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed